Cegah Penularan Covid-19, DKM Masjid Luar Batang Bentuk Satgas Karantina Mandiri

Sholat Jumat dan Jiarah Makam di Masjid Jam'i Luar Batang Ditiadakan Selama Penerapan PSBB

JAKARTA, Harnasnews.com – Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diintruksikan gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mulai hari ini, Jumat (10/4/2020) diikuti pula pengurus Masjid dan Makam Keramat Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Guna mencegah penyebaran virus Corona (covid 19), khususnya di tengah masyarakat Kampung Luar Batang, Jakarta Utara. Sejumlah aktivitas untuk sementara ditutup, termasuk bagi peziarah yang kerap berdatangan dari masyarakat yang berdomisili tidak di kawasan Kampung Luar Batang, Jakarta Utara.

Adalah Ketua DKM Masjid Jam’i Keramat Luar Batang yang juga anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Faisal yang mengungkapkan penutupan sementara, sejak Kamis (9/4/2020) hingga Minggu (19/4/2020). Hal itu merupakan keputusan rapat bersama 8 April 2020 lalu, yang dihadiri seluruh pengurus masjid, RT-RT dan seluruh RW yang berada di Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Dengan adanya keputusan tersebut, disepakati sejak Kamis (9/4/2020) hingga Minggu (19/4/2020) pengurus meniadakan sementara pelaksanaan sholat Jum’at selama masa karantina Mandiri Kampung Luar Batang. Karena yang kita harapkan dengan penutupan area Kampung kami, bisa menghindari masyarakat sekitar dari penularan wabah virus Corona (covid-19) yang saat ini sudah menjangkit jutaan orang di dunia,” ujar anggota Komisi A DPRD DKI itu kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

Adanya keputusan karantina wilayah, kata politisi berbadan tegap itu dibarengi dengan sosialisasi pengurus masjid, lewat spanduk pemberitahuan, yang menginformasikan ditiadakannya ibadah sholat Jumat sementara waktu dan jiarah makam.

Meski ibadah sholat Jumat sementara waktu ditiadakan, kata Faisal anggaran untuk Khotib tetap dikeluarkan oleh pengurus Masjid Jam’i Keramat Luar Batang.”Anggaran tetap dikeluarkan untuk diberikan kepada khotib. Walaupun tidak melaksanakan sholat Jumat, kita memberikan bantuan terhadap khotib yang terkena imbas kebijakan covid 19,” bebernya.

Disamping itu, pengurus Masjid pun membuat kesepakatan agar seluruh pengurus masjid untuk membantu piket satgas wilayah dalam rangka karantina mandiri Kampung Luar Batang. “Bentuk pengamanan bakal dilakukan selama 24 jam di 4 (empat) pintu akses keluar masuk Kampung Luar Batang,” tuturnya.

Para pengurus yang bertugas menjaga pintu dibekali pengetahuan agar bisa menjelaskan pada masyarakat umum yang hendak berjiarah. Tujuannya agar bisa menjelaskan secara persuasif pada para pejiarah untuk menunda sementara aktivitas jiarah makamnya.

“Kita berharap karantina wilayah ini tidak berlangsung lama. Mudah-mudahan bencana wabah Corona yang dialami dunia saat ini bisa berakhir sebelum datangnya bulan suci ramadhan. Agar masyarakat luas di DKI dan juga dunia bisa menjalankan ibadah ramadhan dengan penuh kekhitmatan,” tuturnya.(Sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.