Heboh! Sebuah Tas di Terminal Pandaan Gegerkan Warga

Tim Gegana Polres Pasuruan saat memeriksa tas yang diduga berisi bom di terminal pandaan, minggu (20/5/18)

Pasuruan,Harnasnews.com – Warga sekitar terminal Pandaan Pasuruan digegerkan dengan adanya penemuan tas yang mencurigakan, Minggu (20/05). Tas yang diduga berisi bom tersebut langsung ditangani oleh Tim Gegana dari Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono, mengatakan bahwa tas tersebut dititipkan oleh seorang perempuan yang hendak pergi ke Gereja di salah satu kedai yang berada di terminal Pandaan. Setelah tas dititipkan ke salah satu kedai di terminal, pemilik langsung meninggalkan tas tersebut dengan menaiki ojek dari terminal ke Taman Dayu Pandaan.

“Pemilik kedai yang mulai curiga langsung melaporkan adanya barang yang mencurigakan kepada petugas Dishub, dikarenakan pemilik tas tersebut tidak kembali untuk mengambil tasnya tersebut. Kemudian dilaporkan ke Anggota Satlantas Iptu Supriyanto, diteruskan ke Polsek Pandaan, Kabagops Polres Pasuruan,” kata Kapolres.

Setelah di periksa oleh Tim Gegana, tidak ada barang yang membahayakan di dalam isi tas tersebut, yang sempat dibuka ternyata hanya berisi pakaian dan surat-surat pribadi pemilik tas tersebut.

“Sekarang sedang gencar pengamanan gereja, petugas takut terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan,” terang Kapolsek Pandaan AKP H. Akhmad.

Kapolres Pasuruan juga menegaskan untuk masyarakat yang hendak di titipi barang oleh seseorang, harus di cek dulu kejelasannya supaya tidak terjadi salah presepsi kedepannya.

 

“Dimohon kepada seluruh warga masyarakat yang hendak di titipi barang, lebih baik di cek dulu supaya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan,” ucap Kapolres.

Yahi Masda Rotua Dolok Saribu (20), pemilik tas yang diduga berisi bom saat mendatangi Polsek Pandaan untuk klarifikasi, Minggu (20/5/18)

Sementara itu, pemilik tas tersebut yang sempat diduga berisi bom, mendatangi Polsek Pandaan untuk klarifikasi adanya tas yang diduga berisi bom di salah satu kedai Terminal Pandaan dengan membawa anggota keluarganya.

Yahi Masda Rotua Dolok Saribu (20), pemilik tas mengaku bahwa dirinya menitipkan tas tersebut dikarenakan berat dan dirinya hendak melaksanakan kebaktian di salah satu Gereja di Taman Dayu.

“Saya menitipkan tas kepada ibu pemilik kedai, dan dia setuju, tapi kenapa kok tiba-tiba ada kabar tas saya di kira berisi bom, saya panik dan menghubungi keluarga lalu mendatangi Polsek Pandaan untuk klarifikasi,” terang pemilik tas saat di ruangan Kapolsek Pandaan.

Diterangkannya saat sebelum dirinya menitipkan tas memang ada permasalahan keluarga, hingga dirinya memutuskan untuk keluar dari rumah dengan membawa pakaian dan surat-surat penting yang ia bawa.

Kapolsek Pandaan AKP. H. Akhmad mengatakan bahwa pihak lepolisian masih menindak lanjuti kejadian tersebut.

“Masalah ini masih ditindak lanjuti lebih mendalam lagi oleh pihak Kepolisian,” kata AKP. H. Akhmad.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono juga mengimbau masyarakat Pasuruan untuk tidak panik dan takut.

“Dihimbau untuk masyarakat Pasuruan untuk tidak takut akan adanya teror yang ada, dan warga tidak resah dengan adanya hal seperti ini,” tandasnya (Jar/Wahid/Andre)

Leave A Reply

Your email address will not be published.