iklan iklan

Kasus Covid Melonjak, Pemkab Bekasi Perketat PPKM

BEKASI, Harnasnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan mengeluarkan kebijakan yang lebih ketat dalam penanganan Covid-19. Kebijakan ini dikeluarkan jika kasus Covid-19 di Bekasi terus melonjak meski sudah diterapkan PPKM.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM akan dievaluasi. Jika tidak menunjukkan penurunan kasus Covid-19, pihaknya akan mengeluarkan kebijakan yang lebih ketat.

“Kalau memang keadaannya terus meningkat, tentu saja kita akan mengambil langkah-langkah lain yang lebih ketat lagi,” katanya.

Eka meminta kepada seluruh unsur Muspika agar mengawasi dengan ketat penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Termasuk penerapan protokol kesehatan kepada pelaku usaha atau kawasan industri.

Karena dalam kurun waktu beberapa hari ini, terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan.

“Bukan menghalangi untuk melakukan usaha. Tapi pengetatan ini harus kita lakukan untuk keselamatan masyarakat,” katanya.

Selain penerapan PPKM mikro, Pemkab Bekasi juga kembali mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebesar 75 persen dari kapasitas unit kerja.

“WFH 75 persen kembali kami terapkan selama minimal dua pekan ke depan,” katanya.

Eka menjelaskan, seluruh kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Bekasi yang melonjak 500 persen lebih sejak dua pekan terakhir dibanding kasus sebelum Idul Fitri 2021.

Saat ini, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah lebih dari 1.700 orang. (Sygy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.