
Redam Potensi Konflik, Pemprov Jabar Beri Kompensasi
BOGOR, Harnasnews – Untuk meredam potensi konflik atau aksi susulan pasca demo warga Bogor Barat yang terjadi di kantor Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor pada Selasa (13/1/2026) lalu, akhirnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat ( Pemprov Jabar) akan memberi kompensasi kepada warga terdampak akibat penutupan tambang diwilayah 3 kecamatan tersebut.
“Kompensasi akan diberikan kepada warga terdampak dengan uang tunai sebesar Rp 3,5 juta perorang pada Rabu atau Kamis (21-22/1/2026) mendatang,” jelas Bupati Bogor Rudy Susmanto saat press conference di Cibinong, Rabu (14/1/2026) siang.
Rudy mengakui, bahwa keterlambatan turunnya kompensasi dari Pemprov Jabar diakibatkan karena adanya penyesuaian data penerima, yang awalnya diperkirakan ada 6000 penerima setelah diverifikasi bertambah 9000 penerima, sehingga totalnya 15.000 penerima.
“Saya berharap warga terdampak dari tiga kecamatan yakni Rumpin, Cigudeg dan Parung panjang tetap bersabar karena keterlambatan ini murni adanya perubahan data penerima,” tegas Rudy.
Terpisah tokoh pemuda masyarakat Bogor Barat, Rahmat Pamatuk sangat menyayangkan kejadian demo yang berujung kerusakan fasilitas di Kantor Kecamatan Cigudeg.
“Terus terang saya sangat prihatin kejadian demo tersebut. Tapi pemerintah juga harus cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat terdampak,” pesannya.
Rahmat berharap, adanya dialog berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat komunitas untuk mencegah eskalasi konflik.
Ded
