iklan

Satrekrim Polrestabes Surabaya  Berhasil Ungkap Peredaran Uang Dolar Palsu

Hukrim

SURABAYA,Harnasnews.com – Resmob Satrekrim Polrestabes Surabaya  berhasil mengungkap dan mengamankan tindak pidana  peredaran uang Dolar Amerika palsu (upal) yang terjadi di Jln Penghela No 50-52 Surabaya 21 Desember 2020.

Adapun tersangka diketahui bernama IWW 42 tahun Denpasar Bali dan temannya SMJ 56 tahun Bangli Bali.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian Purwono menjelaskan, pengungkapan kasus peredaran uang palsu pecahan dolar berkat kinerja Satresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya juga disertai informasi masyarakat, kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka Sebanyak 15.000 lembar pecahan 100 US$ atau setara dengan 21 milyar telah diamankan,”kata Oki Senin(08/03/2021).

Hasil labfor membuktikan bahwa uang tersebut palsu. “Bisa dikatakan palsu karena bentuknya tidak presisi, dan sudah dibuktikan dari hasil labfor,”jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono.

“Uang palsunya hampir menyerupai dengan yang asli, karena jika dilihat sesekali dari bentuk dan ukuran sudah menyerupai yang asli. Namun ada beberapa yang kurang sempurna seperti tanda air, dan nomor seri. Karena dolar nomor serinya tercatat, setelah di cek tidak ada,”ungkap Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, S.H., S.I.K., M.H.

Tersangka berjumlah dua orang, berinisial IWW (42) warga Kota Denpasar dan SMJ (56) warga Kabupaten Bangli. Menurut penjelasan dari Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, uang dolar palsu tersebut berhasil diungkap kepalsuannya ketika korban menyerahkan uang tersebut ke Bank.

“Menurut pengakuan dari yang bersangkutan, uang ini tadinya akan dimasukkan di bank setelah diberikan oleh kedua tersangka tersebut untuk ditukar dengan surat berharga. Untuk lebih jelasnya kami kurang tahu, karena sebelumnya sudah kami amankan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa uang kertas dolar palsu sebanyak 15 000 Ribu lembar pecahan 100 USS,Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di kenakan pasal 245 KUHP ancaman hukumannya 15 tahun.(Pril/Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.