Srikandi Demokrat Minta Anak Buah Anies Antisipasi Penyaluran BLT Covid 19

PD Pasar Harus Fokus Pengawasan

JAKARTA, Harnasnews.com-Wacana pergantian sembako bansos covid 19 menjadi bantuan langsung tunai (BLT) pada masyarakat mulai awal 2021 bergulir kencang di tengah masyarakat.

Meski begitu, pendistribusian akan disalurkannya uang tunai sebagai ganti sembako covid 19. Hingga menjelang tutup tahun 2020 masih belum ada kepastian, teknis pendistribusian untuk sampai pada masyarakat sehingga bisa tepat sasaran.

Adalah Srikandi Partai Demokrat, Nurafni Sajim yang meminta agar anak buah gubernur Anies Baswedan tanggap terhadap persoalan yang selalu menghantui saat pembagian bansos di masyarakat.

“Jangan sampai saat pembagian BLT nanti di tahun 2021 justru menjadi cluster baru penyebaran virus covid 19 di masyarakat. Karena minimnya pengawasan oleh Pemda,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI itu kepada Harnasnews.com, Rabu (23/12).

Menurutnya, saat ini ada sejumlah langkah alternatif. Pembagian BLT dilakukan dengan mengirimkan bantuan tunai tersebut melalui bank DKI atau kantor pos.

Ada juga, sambung anggota dewan yang terpilih dari dapil Jakbar ini dengan memberikan BLT lewat e- money agar mudah dibelanjakan di pasar.

“Tiga hal itu kan pastinya memiliki kekurangan masing-masing. Kalau e-money, saya kira perlu ada pengawasan di pasar-pasar. Apakah bisa terjangkau pengawasnya oleh PD Pasar Jaya untuk transaksi di pasar yang tidak diawasi PD Pasar Jaya. Kalau kantor pos, tentunya akan terjadi antrian dan kerumunan,” ungkap vokalis partai berlambang Mercy itu.

Karenanya, Afni pun menyarankan jika kesiapan Pemda untuk merubah bansos menjadi BLT tanpa persiapan yang matang. Pemda perlu mempertimbangkan untuk tetap memberikan bansos covid 19 berupa sembako dengan sejumlah penambahan isi dari sembako yang akan dibagikan.

“Kalau selama ini hanya beras, minyak, biskuit. Kedepan harus ada penambahan seperti susu,ikan, daging dan gula,”tutupnya.(sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.