iklan iklan

Bank DKI Salurkan BST Pada 2.473 KK di Kepulauan Seribu

JAKARTA, Harnasnews.com – Bank DKI menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 5.022 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kepulauan Seribu, akhir pekan lalu.

Secara simbolis, penyaluran BST tersebut diberikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah didampingi Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.

Sebanyak 2.473 KK penerima BST pengganti bansos sembako ini berdomisili di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Sedangkan 2.549 lainnya diberikan kepada warga di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/2)

Rinciannya adalah untuk warga di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan meliputi 823 KK di Kelurahan Pulau Pari, 1.120 KK di Kelurahan Pulau Tidung dan 530 KK di Kelurahan Pulau Untung Jawa.

Kemudian, di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terdapat 486 KK di Kelurahan Pulau Harapan, Kelurahan Pulau Kelapa sebanyak 1.408 KK dan Kelurahan Pulau Panggang berjumlah 655 KK.

Herry menyatakan, terkait dengan pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai ini, Bank DKI juga memberikan apresiasi kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang telah mematuhi protokol Kesehatan di lokasi penyaluran distribusi BST.

Menurutnya, warga penerima BST juga kooperatif dalam mengikuti jadwal yang telah disampaikan untuk menghindari kerumunan.

Untuk diketahui, sampai dengan 21 Februari 2021, Bank DKI telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai kepada 959,37 ribu Penerima Manfaat atau 90,92% dari total penyaluran sebanyak 1.055.216 Penerima Manfaat.

Dalam penyalurannya, Bank DKI juga menyebut warga di Ibu Kota sangat kooperatif mematuhi protokol kesehatan. Dimana, distribusi BST yang dilakukan Bank DKI bersama Dinsos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per titik lokasinya maksimal hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari.

Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh Kasatpel sosial hingga RT RW untuk selanjutnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Penerima BST wajib membawa Undangan, KTP dan Kartu Keluarga (asli dan fotokopi). Jika Penerima BST berhalangan hadir sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu,” tutur Herry.

Dia pun memastikan, dalam setiap proses penyaluran BST ataupun program bantuan sosial Pemprov DKI Jakarta yang lain, seluruh Manajemen Bank DKI dan karyawan tidak menerima ataupun meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun termasuk tidak pernah memungut biaya apapun.

“Jadi, tidak ada biaya administrasi, biaya transportasi dan biaya lainnya,” tutup Herry. (SOF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.