Satreskrim Polrestabes Surabaya Lumpuhkan Residivis Jambret


SURABAYA,Harnasnews.com – Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus jambret yang terjadi di Jln Tidar Surabaya pada hari Jumat (18/12/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Satu diantaranya benama Deny (28) tahun warga Jln Tambak Asri Surabaya ditembak kedua kakinya karena saat mau ditangkap berusaha kabur sedang temannya berinisial KR melarikan diri (DPO).

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo menjelaskan,”Untuk diketahui pelaku ini merupakan residivis aksi pertamanya tersangka Deny di Vonis 7 tahun penjara dan menjalani hukuman selama 3,5 tahun  di Rutan Lowokwaru Malang.

Dari pengakuan tersangka pernah juga beraksi di Jalan Tidar Surabaya, Jalan Demak Surabaya, Jalan Kalianak sebanyak dua kali, dan Jalan Osowilangon Surabaya sebanyak 3 kali  kata,” Hartoyo.” Senin (21/12/2020) 

Menurut Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo tersangka dalam melakukan aksi jambret bersama dengan temannya (DPO), sebelumnya berputar-putar mencari sasaran di Wilayah Kota Surabaya, setelah melihat sasaran seorang perempuan bersama dengan anak perempuan korban.

Saat itu, korban Maria dan anaknya berusia 6 tahun membawa tas sambil mengendarai sepeda motor, kemudian tersangka dan temannya membuntuti dari Jalan Kedungdoro hingga di Jalan Tidar. 

“Sesampainya di Jalan Tidar,kedua  pelaku jambret ini melakukan aksinya dengan cara mengeksekusi barang korban dari arah samping kanan,” kata AKBP Hartoyo. 

Seperti diketahui, yang menjadi korban seorang wanita dan anaknya yang berusia 6 tahun menjadi korban, Korban diketahui bernama Maria (33) warga Surabaya, terjatuh bersama putrinya FK (6). Namun saat itu pelaku tak berhasil membawa barang milik korban Maria. 

“Walaupun barangnya selamat, korban Maria 33 tahun mengalami luka serius di bagian dahi sebelah kanan karena sepeda yang dikendarainya oleng hingga terjatuh,dan terseret dijalan hingga dua meter, sehingga harus dilarikan ke RSAL Surabaya,dan saat terjatuh, tubuhnya 
menimpa anaknya,” imbuhnya.

“Untuk korban anak FK kepala ,dan seluruh tubuhnya luka, hingga kepalanya lubang selebar 5-7cm dan harus di operasi tambal kulit,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, 1 (unit) sepeda motor merk Honda Vario 150 cc, Nopol L 6429 QK dan kunci sebagai sarana, 1 helm warna hitam, jaket warna biru Dongker, tas warna Hijau, 2 Unit HP dan 1 baju anak-anak warna Pink yang ada bercak darah korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dijerat pasal 365 ayat (1) KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara.(Pril/Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.