Fraksi di Kebon Sirih Kompak Minta Bansos Diganti Uang

JAKARTA, Harnasnews.com – Usulan mengubah bansos sembako covid 19 menjadi uang tunai makin menguat dari kalangan politisi Kebon Sirih.
Hal itu didasari dengan keinginan para wakil rakyat di DKI itu, menghidupkan roda perekonomian di ibukota.
Anggota Fraksi Demokrat, Wita Susilowaty menilai dengan pemberian uang tunai akan menghidupkan roda perekonomian masyarakat kecil.

“UMKM tentunya akan bergairah karena masyarakat dengan uang tunai akan membelikan kebutuhan lain,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI itu kepada Harnasnews.com.

Disamping itu, dengan pemberian uang tunai yang bersifat uang elektronik akan mengurangi resiko keterlambatan dalam pendistribusian di masyarakat.”Untuk memperlancar, perlu formula yang tepat dari Dinsos agar memperlancar pendistribusian,” bebernya.

Anggota Fraksi Nasdem, Hasan Basri Umar memiliki pandangan yang sama. Dengan pemberian uang tunai, akan mempermudah dan mengurangi cost angkat barang saat pendistribusian di masyarakat.

“Disini perlu adanya validasi data penerima,” katanya.
Dengan uang tunai, pembagian bansos akan lebih tepat sasaran. Karena pembagian langsung pada rekening penerima. “Dan itu akan mengurangi potensi penyelewengan bansos di masyarakat. Tentunya akan sangat efektif,” tegasnya.

Senada, sekretaris Fraksi PKB, Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Anies Baswedan karena selama pandemi Covid-19 Pemprov DKI Jakarta menganggarkan kurang lebih 5,1 Triliun lebih untuk penanganan Covid-19 yang dialokasikan di Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk masyarakat DKI Jakarta yang terdampak Covid-19 dan untuk tahun 2021 juga dianggarkan di Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 5 Triliun.

“Kita sangat berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta atas perhatiannya terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam pemulihan ekonomi di DKI Jakarta.

Terkait dengan program bantuan sosial dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bagi warga Jakarta yang terdampak pandemi, yang selama ini mendapatkan sembako berbentuk beras, terigu, minyak, gula dan yang lainnya,” ujar Yusuf. (sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.