iklan

Kadin Kota Batu teken MOU Bersama Petro Kimia Gresik

Guna Jalankan program Pendampingan Pertanian Agro Solution.

Batu, Harnasnews.com  – Petrokimia Gresik menjalankan program pendampingan pertanian Agro Solution untuk meningkatkan produktifitas pertanian, ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman bersama mitra.

Seperti halnya saat bertepatan dengan soft opening pasar Rohjoyo desa Bumiaji Kota Batu, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program pendampingan pertanian Agro Solution bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Batu.

Manager Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Andri mengatakan, Petrokimia Gresik bersama mitra bakal melakukan pendampingan intensif bagi petani dengan memberikan jaminan pasokan sarana produksi, memfasilitasi akses pendanaan serta pemasaran hasil pertanian dengan melibatkan pemangku kepentingan lainnya seperti dari penyedia permodalan, asuransi pertanian, penyedia agro input dan penyerap produk pertanian.

“Tujuan program Agro Solution ini adalah peningkatan produktivitas hasil pertanian, dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani melalui pendampingan komprehensif dari hulu hingga hilir,” kata Andri, Selasa (11/05).

Andri mengungkapkan, dengan adanya program pendampingan pertanian Agro Solution dapat menyelesaikan kendala para petani dalam menjalankan usahanya, seperti rendahnya produktivitas pertanian, harga agro-input seperti pupuk, pestisida, benih dan lainnya yang tidak terjangkau, minimnya akses ke lembaga keuangan, harga jual hasil panen cenderung turun ketika panen raya, belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen, infrastruktur yang terbatas, serta kendala lainnya.

“Melalui program ini, kita juga mengedukasi petani untuk tidak bergantung pada pupuk subsidi. Pupuk non-subsidi dengan komposisi yang tepat mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani,” pungakasnya.

Sementara ditempat yang sama Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu Widjoyono mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk merealisasikan selogan dari Kota Batu yakni Desa Berdaya Kota Berjaya.

“Kegiatan program pendampingan pertanian Agro Solution nantinya tidak hanya di Desa Bumiaji, tapi akan dilaksanakan juga di Desa-desa se Kota Batu” kata Endro.

Selama ini, menurut Kadin Kota Batu bahwa petani masih berhadapan dengan banyak kendala dalam menjalankan usahanya, seperti rendahnya produktivitas pertanian, harga agro-input  khususnya mendapatkan pupuk bersubsidi, pestisida, benih dan lainnya yang tidak terjangkau, serta minimnya akses ke lembaga keuangan, harga jual hasil panen cenderung turun ketika panen raya, belum terlindunginya petani dari risiko gagal.

“Selain pupuk subsidi langka di pasaran dan juga pupuk nonsubsidi sulit di jumpai, saat ini petani kita menjerit” tegasnya.

Menurut Endro bahwa kegiatan ini juga untuk menumbuhkan kembangkan petani millenial handal yang ada di Kota Batu, bahwa potensi pertanian di Kota Batu sangat menjanjikan dari sektor pendapatan, selain dari sektor Pariwisata. (JK)

Leave A Reply

Your email address will not be published.